Back to Blog Home

Kuliner Khas Ramadhan di Berbagai Negara

Bulan Ramadhan merupakan momen yang paling ditunggu-tunggu oleh umat muslim di seluruh dunia. Dimana selama bulan Ramadhan, umat muslim diwajibkan menjalankan ibadah puasa satu bulan penuh. Di bulan Ramadan, bukan hanya umat muslim di Indonesia saja yang menjalankan ibadah puasa. Beberapa negara dengan masyarakat pemeluk agama Islam juga menjalankan ibadah puasa selama bulan Ramadan seperti misalnya negara India, Arab, Turki dan lain sebagainya. Nah kalau bahas bulan Ramadhan, Indonesia punya kuliner khas yang biasanya selalu ada di bulan Ramadhan, kolak! Siapa yang buka puasanya wajib harus ada kolak?

Sama seperti di Indonesia, di beberapa negara lain juga ada makanan-makanan khas yang hanya disantap selama Ramadan. Yuk, kita intip kuliner khas di bulan Ramadhan dari berbagai negara berikut ini.

1. Sawine – Trinidad dan Tobago

Untitled design - 2020-05-15T154254.851

Negara Trinidad dan Tobago adalah pulau di sebelah selatan Karibia, tepatnya kurang lebih 11 km disebelah timur Venezuela. Sebagian dari penduduk Trinidad dan Tobago beragama Islam. Menjelang bulan Ramadhan, penduduk muslim Trinidad dan Tobago biasanya menyiapkan Sawime yaitu makanan khas Ramadhan sejenis Takjil dengan rasa manis yang dibuat dari bihun dan disajikan bersama kuah susu dan kacang-kacangan. Kuahnya tersebut juga dibumbui dengan beraneka macam rempah seperti jahe dan kayu manis dan biasanya dihidangkan saat masih panas.

2. Kothu Paratha – India dan Sri Lanka

Untitled design - 2020-05-15T161314.240

Paratta merupakan roti goreng berbentuk pipih yang menjadi makanan pokok sebagian penduduk di negara asia bagian selatan seperti Sri Langka, Nepal, dan India. Sedangkan Kothu Paratta adalah Paratta yang dicincang kemudian dimasak bersama telur, sayuran dan salna (sejenis saus pedas khas asia selatan). Cara pembuatannya pun sangat unik yaitu semua bahannya dimasukan secara bersama-sama ke dalam sebuah wajan yang sebelumnya sudah dilumuri minyak goreng dan diaduk secara acak hingga masak. Biasanya, Kothu Paratta ini banyak dijajakan di pinggir jalan dan saat bulan Ramadhan, para pedagang makanan akan bertebaran dipinggir jalan menjajakan makanan ini.

3. Fruit Chaat – Pakistan dan India

Untitled design - 2020-05-15T171430.530

Kalau dilihat secara sekilas, penampilan Fruit chaat mirip dengan salad buah dengan saus mayones, tapi jika diirasakan, saus yang membalur potongan buah di Fruit chaat sudah dibumbui dengan rempah-rempah. Makanan ini merupakan salah satu makanan khas Ramadhan cepat saji yang sering dijajakan dikedai-kedai pinggir jalan negara Pakistan dan India. Fruit chaat ini terdiri dari beberapa potongan buah seperti pepaya, pisang, jeruk, delima merah, anggur, apel, nanas, dan kentang atau bisa juga dengan ubi manis yang sudah dikukus sebelumnya. Sedangkan sausnya berwarna cokelat dengan rasa manis yang diberi sentuhan rasa rempah yang tajam.

4. Batata Harra – Lebanon

Untitled design - 2020-05-15T171730.794

Kalau orang eropa mempunyai menu “French Fries”, maka penduduk Lebanon punya “Batata harra” yaitu makanan khas ramadhan yang berupa kentang goreng pedas. Makanan ini merupakan hidangan khas Lebanon. Cara pembuatannya pun cukup sederhana, bahannya terdiri dari kentang, paprika merah, ketumbar, cabai, dan bawang putih yang kemudian digoreng bersama dengan minyak zaitun. Kadang juga ditambah irisan daun ketumbar untuk menambah rasa dan aromanya. Di Lebanon, Batata Harra cukup terkenal sebagai mezze (makanan pembuka) dan saat bulan Ramdhan, makanan ini biasanya dijadikan menu utama untuk berbuka atau membatalkan puasa.

5. Fesenjan – Iran dan Irak

Untitled design - 2020-05-15T172841.054

Nah, kalau kuliner yang satu ini juga dikenal dengan nama lain seperti ‘Khoresht-e Fesenjan’ atau ‘Fesenjoon’. Makanan ini merupakan hidangan yang istimewa dalam kuniler negara Persia, terutama Iran dan Irak. Bentuk makanan ini hampir sama dengan kaldu kental yang dibuat dari sirup delima dan kenari. Makanan ini terbuat dari kaldu Unggas seperti bebek atau ayam, sedangkan rasanya bervariasi, bisa asam dan bisa juga manis, tergantung cara masaknya. Fesenjan dihidangkan bersama dengan polo atau chelo yaitu nasi putih khas negara Persia. Umumnya makanan ini dijadikan menu makanan utama, karena memiliki tekstur dan rasa yang cenderung tajam. Saat bulan Ramadhan, orang-orang Persia sering menbuat makanan ini karena Fesenjan merupakan makanan yang tahan lama. Konon juga katanya, makanan ini akan terasa lebih lezat kalau sudah disimpan seharian.

facebooktwittergoogle_pluspinterest

  • Pilihan Maksimal

    Lebih dari 460 maskapai penerbangan dan 100.000 hotel yang dapat dipilih. Kami memberikan harga terbaik.

  • harga murah

    Tidak ada biaya tambahan. Harga yang ditampilkan sudah termasuk pajak. Kami memberikan penawaran hotel dan tiket pesawat dengan harga paling murah.

  • Pemesanan mudah

    Pemesanan hanya dengan beberapa langkah mudah. Pembayaran cepat.

  • Kepuasan Para Tamu

    Para wisatawan mengapresiasi bagaimana Anda menemukan penawaran terbaik.